-As long as you’re still breathing, what’s the matter?-

Menu

Home

Contact

My Journey

Achievements

Sabun Antiseptik, Pentingkah dalam Mencegah Corona?

Nov 19, 2020 | Health

Beradaptasi dengan Situasi

Bagaimana sobat menjalani rutinitas sehari-hari? Apakah seharian berada di ruang ber-AC, ataukah lebih banyak beraktivitas di luar ruangan? Keduanya punya kekurangan tersendiri. Kalau kebanyakan ngadem di ruang ber-AC, kulit kita akan cepat kering. Sebaliknya, jika beraktivitas di luar ruangan, kulit cenderung lebih mudah berminyak dan berkeringat. Dua hal ini merupakan pemicu utama munculnya jerawat.

Terlebih lagi, saat ini kita sedang menghadapi situasi yang kurang mengenakkan. Sejak akhir 2019 lalu, seluruh dunia digemparkan dengan keberadaan virus corona atau yang lebih sering disebut COVID-19. Akibatnya, demi menjaga kesehatan, kita diwajibkan menggunakan masker wajah seperti masker kain atau masker medis (bukan sheet mask atau peel mask buat skincare-an, ya!).

Apa dampak menggunakan masker terlalu lama? Sesungguhnya, karena kulit wajah kita tertutup seharian dan menempel pada masker, maka keringat yang dihasilkan pun terserap ke kain. Akibatnya, karena masker lembap, kotoran hingga mikroorganisme dengan mudah menempel di masker. Jika sudah begini, tak mengherankan jika wajah dihinggapi masalah seperti jerawat.

Pentingnya Sabun Antiseptik bagi Tubuh

Sabun yang direkomendasikan untuk membasmi kuman adalah sabun antiseptik. Pasalnya, tiap hari orang akan melakukan aktivitas yang membuatnya terekspos dengan berbagai mikroba. Kalau teman-teman masih penasaran bagaimana caranya kuman bisa ‘menginvasi’ tubuh, kira-kira begini alurnya. Sebenarnya, di mana-mana, pasti ada mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur, hingga parasit. Untungnya (sekaligus ruginya), mereka tidak kelihatan, jadi paling tidak kita tak perlu melihat triliunan (atau boleh dibilang infinity) mikroorganisme di sekitar kita. Ruginya, karena tak kasatmata, kita tak tahu di mana mereka berada.

Mikroorganisme ini menyebar melalui berbagai media. Bisa jadi makanan atau minuman yang kita konsumsi telah terkontaminasi. Bisa pula mikroba jahat tersebut menempel di berbagai benda yang kemudian kita sentuh. Melalui berbagai proses, akhirnya mereka masuk ke tubuh dan mulai menimbulkan sakit. Untung-untungan, jika kita punya imunitas yang tinggi, mungkin mikroba tersebut kalah dari sistem imun kita. Namun, bagaimana bila sistem kekebalan tubuh kita tak cukup baik? Risikonya, kita bisa jatuh sakit.

Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Tentu dengan sabun antiseptik, mikroba berbahaya dapat dibasmi. Jadi, sabun antiseptik lebih bermanfaat daripada sabun biasa lainnya seperti sabun kecantikan. Namun, bagaimana bila kita butuh sabun yang bisa membunuh kuman, sekaligus mempercantik kulit? Adakah itu?

About Me

Gadis kelahiran 2000 yang menjadi cancer survivor sejak usia 17 tahun. Karena tak tahu hingga kapan akan bertahan, ia pun mulai meninggalkan jejak-jejak berupa tulisan. Seluruh isi blog ini merupakan buah pikirannya.

What Are You Looking For?

What’s in My Blog?

Day by Day

Yuk, Ikuti Lombanya!

Lomba Blog, Jangan Ketinggalan!

Member of:

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *